![]() |
| Sumber : https://www.freepik.com/free-photo/young-teenager-woman-with-stomachache_7336182.htm#fromView=keyword&page=1&position=7&uuid=196423a5-6ed2-443e-b2a7-e90eada4da53&query=Dysmenorrhea |
Nyeri perut ketika haid seringkali menimbulkan keluhan yang sangat umum dialami oleh banyak wanita. Rasa tidak nyaman ini sering kali mengganggu aktivitas sehari-hari, mulai dari sulit berkonsentrasi, tubuh terasa lemas, hingga mood yang mudah berubah. Dalam istilah medis, nyeri haid ini dikenal sebagai dismenore.
Meski sering dianggap wajar, nyeri haid tetap perlu diperhatikan. Kabar baiknya, kondisi ini bisa dikelola dengan berbagai cara, mulai dari perubahan gaya hidup hingga konsumsi minuman herbal seperti kunyit asam yang sudah lama dipercaya membantu meredakan keluhan menstruasi.
Mengenal Penyebab Nyeri Haid
Nyeri datang bulan ini terbagi menjadi dua jenis, yakni dismenore primer dan dismenore sekunder, berikut penjelasan dan penyebabnya.
1. Dismenore Primer
Dismenore primer terjadi akibat meningkatnya kadar hormon prostaglandin menjelang dan saat menstruasi. Hormon ini berperan memicu kontraksi otot rahim agar darah haid dapat keluar. Namun, ketika kadarnya terlalu tinggi, kontraksi rahim menjadi lebih kuat dan menimbulkan rasa nyeri atau kram di perut bagian bawah.
Biasanya, nyeri paling terasa pada hari pertama haid, lalu berangsur membaik seiring menurunnya kadar prostaglandin hingga menstruasi berakhir. Beberapa kondoso ternyata dapat meningkatkan risiko terjadinya dismenore primer, seperti halnya:
- Berusia di bawah 30 tahun
- Memiliki riwayat keluarga dengan nyeri haid seperti ibu atau saudara perempuan
- Mengalami menstruasi yang tidak teratur
- Pubertas dini (sebelum usia 11 tahun)
- Perdarahan menstruasi yang berlebihan
- Kebiasaan merokok
2. Dismenore Sekunder
Berbeda dengan dismenore primer, dismenore sekunder disebabkan oleh gangguan atau penyakit pada organ reproduksi wanita, seperti:
- Endometriosis, yaitu gangguan yang disebabkan pertumbuhan jaringan dinding rahim di luar rahim
- Adenomiosis, ketika jaringan dinding rahim tumbuh ke dalam otot rahim
- Miom, tumor jinak pada rahim
- Radang panggul akibat infeksi
- Penyempitan leher rahim, yang menghambat aliran darah menstruasi
Cara Mengatasi Nyeri Haid Secara Alami
Alih-alih langsung mengonsumsi obat pereda nyeri, Anda bisa mencoba berbagai cara alami yang dapat membantu mengurangi kram menstruasi dengan lebih aman dan minim efek samping.
1. Kompres Air Hangat
Panas membantu melemaskan otot rahim yang berkontraksi. Anda bisa menggunakan botol berisi air hangat atau bantal pemanas dan menempelkannya di area perut bawah atau punggung. Alternatif lainnya, berendam air hangat juga efektif untuk merilekskan otot dan meredakan ketegangan.
2. Mengelola Stres
Ternyata, stres berlebihan juga dapat memperparah nyeri haid. Pasalnya, saat stres, kondisi ini dapat memicu peningkatan hormon kortisol, yang mengganggu keseimbangan hormon estrogen dan juga progesteron dalam tubuh serta meningkatkan ketegangan otot.
Efek yang terjadi adalah kontraksi rahim lebih kuat, sehingga memperparah nyeri haid (dismenore). Maka dai itu, cobalah luangkan waktu untuk melakukan aktivitas yang Anda sukai, seperti menonton film, membaca buku, atau meditasi. Teknik pernapasan dalam juga terbukti membantu menenangkan tubuh dan mengurangi rasa nyeri.
3. Memenuhi Kebutuhan Cairan
Tahukah Anda, bahwa dehidrasi atau kondisi tubuh yang kekurangan cairan dapat memperparah kram menstruasi? Jadi, pastikan Anda minum air putih minimal 2 liter per hari. Selain itu, minuman hangat seperti air lemon, jahe, atau teh herbal tanpa kafein bisa memberikan efek menenangkan selama haid.
4. Aktivitas Fisik Ringan
Meski terasa malas bergerak, olahraga ringan seperti jalan santai atau yoga justru dapat merangsang pelepasan hormon endorfin. Hormon ini berfungsi sebagai pereda nyeri alami ketika datang bulan. Melakukan aktivitas fisik ringan juga membantu memperbaiki suasana hati Anda selama menstruasi.
5. Mengoleskan Minyak Esensial
Selanjutnya, pijat perut dengan minyak esensial seperti lavender, kayu manis, atau cengkeh dapat membantu mengurangi kram. Penelitian menunjukkan bahwa kombinasi minyak esensial lebih efektif meredakan nyeri ketika menstruasi.
6. Mengatur Pola Makan
Konsumsi makanan sehat seperti buah, sayuran, biji-bijian, kacang-kacangan, serta sumber omega-3 dapat membantu mengurangi peradangan. Sebaliknya, hindari pula makanan yang bisa memicu efek nyeri tersebut. Lantas, apa saja yang tidak boleh dimakan saat haid? Makanan tersebut seperti asupan garam, kafein, makanan tinggi lemak karena dapat menyebabkan kembung dan memperparah nyeri.
7. Konsumsi Minuman Herbal
Minuman herbal menjadi pilihan favorit banyak wanita karena cukup efektif dan dari bahan alami. Salah satu yang paling populer adalah kunyit asam. Kunyit asam telah lama digunakan sebagai jamu tradisional untuk membantu meredakan nyeri haid dan melancarkan menstruasi.
Kandungan kurkumin dalam kunyit memiliki sifat anti inflamasi yang membantu mengurangi peradangan dan kram perut. Selain itu, senyawa aktif ini juga berperan dalam mempengaruhi hormon yang berkaitan dengan nyeri PMS. Sedangkan asam jawa memberikan efek menyegarkan pada tubuh.
Manfaat lainnya yakni mampu membantu mengurangi rasa tidak nyaman, serta mendukung keseimbangan tubuh selama menstruasi. Cukup efektif bukan? Nah, jika Anda ingin mengonsumsi kunyit asam dengan lebih praktis namun tetap aman, Kunyit Asam Lancar Datang Bulan bisa jadi pilihan yang tepat.
Kunyit Asam Lancar Datang Bulan, Praktis dan Aman
Jika Anda ingin merasakan manfaat kunyit asam tanpa perlu repot membuatnya sendiri, maka Sido Muncul Kunyit Asam Lancar Datang Bulan bisa menjadi pilihan tepat. Minuman herbal ini diformulasikan khusus untuk membantu meredakan nyeri haid dan melancarkan siklus menstruasi secara aman.
Pasalnya, bahan-bahan yang digunakan berasal dari alam dan dipilih dari bahan berkualitas. Dengan kombinasi kunyit, asam jawa, kencur, jahe, delima, dan guarana, produk ini bekerja menyeluruh, memberikan berbagai manfaat seperti berikut:
- Meredakan nyeri dan kram perut berkat sifat antiinflamasi dan spasmolitik kunyit
- Membantu melancarkan haid dan menjaga siklus tetap teratur
- Mengurangi gejala PMS seperti pegal dan tubuh terasa tidak nyaman
- Menyegarkan tubuh selama masa menstruasi
Agar memperoleh hasil yang optimal, selalu konsumsi sesuai aturan pakainya. Minum 1–2 botol per hari, dengan anjuran agar dikonsumsi mulai 3 hari sebelum haid, selama haid, hingga setelah menstruasi.
Bagaimana? Sangat praktis dikonsumsi bukan? Jadi, jangan biarkan nyeri haid menghambat aktivitas dan produktivitas Anda. Dukung tubuh dengan gaya hidup sehat dan solusi herbal yang tepat agar tidak lagi merasakan nyeri yang mengganggu saat menstruasi.
Yuk, jadikan Sido Muncul Kunyit Asam Lancar Datang Bulan sebagai opsi terbaik Anda di setiap siklus menstruasi!








0 Comments
Hayy.. Jejak anda yang akan mengubah pikiran saya ttg postingan ini, silahkan berkomentar dengan sopan.