Rumah Kayu Resto : Bukan Soal Rasa, Tapi Tentang Suasana.

, , No Comments
Buka Bersama SD? Tidak Hadir, Buka Bersama SMP? Tidak Ada Kabar, Buka Bersama SMA? Terlaksana. Dan moment baik ini adalah peristiwa yang sudah lama dinantikan kehadirannya, lumayan lama tidak berjumpa dan chit chat absurd bareng mereka, yang gue tinggalkan 4 tahun silam. Dulunya pisah akibat melanjutkan pendidikan dan kesibukan lainnya.

Tak memungkiri hanya zona pertemanan ini saja yang kami pertahankan, akan tetapi memberi kesempatan kepada mereka untuk menemukan teman baru dilingkungan yang baru. Ada yang melanjutkan pendidikan ke luar kota Pekanbaru, mulai berkembang menjadi dewasa dan mandiri di daerah orang, lalu masih ada juga yang betah di Pekanbaru, juga bertemu teman baru dari luar Pekanbaru.

Masa Sekolah Menengah Atas menjadi masa paling menyenangkan yang dirasakan oleh kebanyakan orang dizaman nya, masa - masa dimana sudah mengenal arti cinta, sudah tertarik dengan lawan jenis, masa puber menuju pribadi yang dewasa, masa masa dimana keingintahuan lebih besar.
cicajoli
Lokasi yang menjadi pilihan yaitu Rumah Kayu Resto yang sepengetahuan gue tempat ini termasuk baru, kuliner pendatang baru yang akan memeriahkan dunia kuliner kota Pekanbaru. Tempat yang mengangkat tema Ndeso, dapat dilihat dari model bangunan nya yaitu seluruhnya menggunakan bahan dari kayu. 

Dengan penggunaan kayu, kayu yang di desain sesuai kreatifitas, dengan model-model yang unik dan lucu. Sepenglihatan gue tiang-tiang di resto ini adalah kayu yang dililit dengan tali, serta adanya saung-saung kecil yang berjajar. Selain saung-saung juga terdapat ruangan AC yang modern, dengan penggunaan pintu kaca.
cicajoli
Dengan begitu, para pengunjung dapat memilih lokasi mana yang akan ditempati. Karena tidak melulu saung dan saung tetapi juga tersedia tempat yang full AC. 

Nah masuk ke menu yang tersedia dan bagaimana rasanya. Gue datang kesini bukan sendiri, tetapi beramai-ramai dan soal menu sudah disamaratakan. Untuk satu orang mendapat satu porsi nasi ayam goreng tahu tempe, teh es, serta segelas juice. Sedangkan tambahan lainnya yaitu bakul nasi dan cah kangkung. 
cicajoli
Akan gue komentarin satu persatu, dimulai dari nasi ayam goreng tahu tempe : nasinya butuh dilembutkan lagi, ayam goreng nya enak tetapi cabe nya butuh ditambah lagi karena yang di sajikan tidak sesuai antara besarnya ayam dengan porsi cabe, untuk juice mangga nya oke, dan teh es nya juga oke.

Untuk cah kangkung, garam nya kudu dikurangin dan terasinya juga terlalu dominan. Mungkin dengan komentar ini suatu hari nanti saat berkunjung kesana lagi, apa yang belum sesuai dengan lidah gue bisa sesuai. Dan postingan ini pure apa yang gue alami dan gue rasakan, tidak bermaksud lain hanya sebagai komentar belaka. Everything is okay, karena bukan rasa makan ataupun minumnya yang gue prioritas kan tapi tentang suasana yang tercipta diantara gue dan mereka dalam waktu yang singkat. 
cicajoli
Fasilitas pendukung yang menjadi nilai tambah dari Rumah Kayu Resto adalah adanya Mushallah, Lahan Parkir dua bagian, depan dan belakang. Serta berada di tepi jalan Durian Ujung, selain itu juga berdekatan dengan Masjid, jadi ketika bulan Ramadhan yang Mushallah nya sedang penuh maka dapat memilih Masjid sebagai tempat ibadah.


©Pekanbaru, 29 Juni 2016 @Cicajoli

0 komentar:

Post a Comment

Hellow.. Jejak anda yang akan mengubah pikiran saya akan postingan ini, silahkan berkomentar dengan sopan.