Aku Cinta Rupiah, biar dolar dimana-mana
Aku Suka Rupiah, karena ku anak Indonesia.
Aku Cinta Rupiah, biar dolar merajalela,
Aku Suka Rupiah, karena ku tinggal di Indonesia.

Lagu anak yang populer ditahun 1997 diatas, menjelaskan bahwa Rupiah sangat berharga bagi masyarakat Indonesia, karena untuk membeli sesuatu maka perlu rupiah. Pada Desember 2016 sudah diresmikan beberapa pecahan rupiah baru yaitu pecahan 1000, 2000, 5000, 10.000 dan rupiah lainnya dengan tokoh pahlawan yang mewakili beberapa daerah di Indonesia, (fyi) bahwa pahlawan dari Riau tidak masuk dalam pecahan rupiah terbaru tersebut.

Sejak diresmikan nya rupiah baru ini, belum semua daerah yang bisa mendapatkan, melihat asli, atau memiliki rupiah baru tersebut, yang setau penulis hanya bisa didapat dan ditukarkan ke Bank Indonesia saja. 

Hingga tahun 2017 awal, peredaran rupiah baru tidak pernah terlihat wujudnya. Setiap masyarakat belanja, atau saat mengambil uang di ATM, yang didapat masih rupiah lama. Masyarakat sebenarnya sudah ingin mendapatkan dan memiliki rupiah baru tersebut, setelah bulan berganti menjadi Februari barulah mulai beredar rupiah baru di beberapa ATM. 

Pengalaman saya yang di hari Rabu (22/02/2017) lalu, saat mengambil uang di ATM dengan pecahan 50.000,- bahwa yang keluar adalah rupiah baru, rupiah baru yang cetakan nya lebih kasar dari rupiah lama, warna tetap sama dengan rupiah lama, yang kontras bedanya adalah pahlawan yakni Ir. H. Djuanda Kartawidjaja di bagian depan rupiah pecahan 50.000,- sedangkan bagian belakang terdapat wanita dengan tarian Legong dan pemandangan Alam Taman Nasional Komodo serta bunga Jepun Bali. 

Dengan mulainya beredar rupiah baru di beberapa ATM yang ada di Kota Pekanbaru, maka ini berita baik buat masyarakat Pekanbaru karena sebentar lagi akan menyusul rupiah baru lainnya, nantikan secara bertahap ya...


©Pekanbaru, 23 Februari 2017 @Cicajoli