CERITA MAHASISWA UR DARI DESA PAMBANG PESISIR (EDISI KUKERTA)

, , 1 comment
pambang pesisir
Kuliah Kerja Nyata adalah program dari LPPM ( Lembaga Pengembangan, Penelitian, dan Pengabdian Masyarakat ) Universitas Riau. Dari program inilah saya dapat bertemu, kenal, menjalin pertemanan hingga serumah bersama mereka di desa yang belum pernah saya tau apalagi saya kunjungi. Sebelumnya, tidak saling mengenal karena jurusan yang berbeda. 

Dari tanggal 15 Juli Hingga 14 September 2016 kami tergabung menjadi kelompok mahasiswa yang diberi amanah untuk melakukan pengabdian ke masyarakat, tempat yang ditetapkan oleh LPPM adalah Desa Pambang Pesisir, Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis - Riau. Di desa ini lah kami bekerjasama dan bekerja keras agar apa yang kami lakukan di desa ini tidak akan menjelekkan UR.

Sebelum saya cerita tentang kehidupan kami selama 2 bulan di desa itu, baiklah saya akan memperkenalkan teman-teman yang saya temui di program ini, sebagai berikut :
  1. ARDINA EKA YOGA
  2. ARI SETIAWAN
  3. ENDANG SOLEHA
  4. FITRIYANI
  5. GILANG FATURRAHMAN
  6. HERMONTEN
  7. JANUARDI ADLIN
  8. OCI ROBAIN
  9. MAULIANA GUSTAM
  10. PUTRI ULPA NESYA
  11. RIA PARAMITA Z
  12. SITI NUR AISYAH
  13. ULFA HUSNUL KHULUKI
Untuk cerita yang pertama, akan membahas tentang rumah yang kami tempati di desa itu. Sebuah rumah besar yang pemiliknya seorang Tokoh Masyarakat desa, yaitu Atuk Zahir. Atuk tidak tinggal di rumah nya tetapi memilih untuk tinggal dirumah anak beliau, yang berada tidak jauh dari rumah nya. Rumah tersebut memiliki 4 kamar, 1 WC, dan menggunakan air sumur BOR. Kamar yang pertama digunakan untuk kontraktor sedang melakukan pengawasan terhadap proyek turap yang sedang berjalan di desa ini, kamar kedua menjadi kamar untuk perempuan, karena kamar kedua memiliki pintu, kamar ketiga untuk kamar laki - laki, dan kamar ke-empat adalah kamar sepasang suami istri, yang diketahui bahwa perempuan adalah anak bungsu dari Atuk Zahir. Maka sebelum kami datang sudah ada yang menempati rumah tersebut.

Cerita tentang WC yang hanya satu, maka untuk 15 orang penghuni rumah akan terjadi antrian yang panjang. Antrian tersebut akan menimbulkan adu suara antara orang yang didalam dengan orang yang di luar. Untuk itu dilakukan kesepakatan bahwa di waktu - waktu tertetu tidak boleh mencuci saat mandi. Selain itu ketika listrik padam maka air tidak bisa nyala, akhirnya harus menunggu apabila air yang ditampungan sudah tidak mencukupi.

Untuk cerita yang kedua, membahas tentang piket. Disini sudah disepakati bahwa piket terbagi menjadi dua, yaitu piket masak dan piket harian. Piket masak dibuat per-team, dimana team tersebut akan masak sesuai kebutuhan 13 orang dalam sehari. Sedangkan piket harian juga dibuat per-team, dimana dalam satu team terdiri atas 2 orang, yang mana tugasnya adalah membersihkan rumah dari dalam hingga luar dan dari depan hingga belakang. 

Untuk cerita ketiga, yaitu kegiatan selama seminggu. Di Desa Pambang Pesisir terdapat 4 instansi pendidikan terdiri atas 2 PAUD, 1 MDA, dan 1 SDN, dan instansi pemerintah, serta instansi kesehatan. Setiap hari dari 13 orang akan dibagi tugas untuk mengajar dan melakukan pengabdian di instansi tersebut, maka setiap harinya semua mahasiswa tidak ada yang berada di Posko.

Untuk cerita berikutnya, bahwa selama dua bulan kami mengabdi disana banyak yang di dapatkan, kami temukan, kami lakukan, kami belajar, kami meneliti, kami berkarya agar apa yang sudah kami dapatkan selama belajar di kampus dapat di implementasikan ke lapangan, yang lingkup desa. 
pambang pesisir
Selama disana, kegiatan bahagia, kegiatan terharu, kegiatan sedih, kegiatan buruk, kegiatan prihatin sudah kami rasakan dan kami lalui, apapun yang terjadi disana selama dua bulan akan menjadi kenangan yang mungkin akan selalu kami ingat. Terimakasih kepada semua masyarakat Desa Pambang Pesisir yang telah memberikan kesempatan kepada kami dan harapan nya semoga desa yang baru ini dapat menjadi desa yang maju dan sejahteralah. 

©Pekanbaru, 16 September 2016 @Cicajoli

1 comment:

  1. Saya tertarik dengan tulisan anda mengenai CERITA MAHASISWA UR DARI DESA PAMBANG PESISIR (EDISI KUKERTA)
    Saya juga mempunyai tulisan yang sejenis yang bisa anda kunjungi di
    Lembaga Pengabdian Masyarakat

    ReplyDelete

Hellow.. Jejak anda yang akan mengubah pikiran saya akan postingan ini, silahkan berkomentar dengan sopan.