Ayam Penyet "Gede" Dalam Piring Tanah Liat

, , 2 comments
Di Jum'at yang berkah kali ini gue memiliki schedule buat nemenin Adik kesayangan gue ke kampus Panam, doi ada kelas di jam 09.00 wib. Setelah mengantarkan doi ke FISIP, tak terpikir mau kemana selain ke Perpustakaan UR dengan fasilitas semua ada. Cucook dengan apa yang gue mau dan yang gue inginkan. Selama menunggu doi, gue baca buku tentang UU Agraria dan Hak Tanggungan yang gue rasa bahan nya SERU.

Mendapatkan tempat yang nyaman bisa menjadi urusan belakang dalam mencari makan, apabila menu yang ditawarkan memiliki rasa yang ENDES nya ampyuuun. Tempat nyaman yang di inginkan bisa terabaikan kalau makanan nya dapat menutupi problem yang kecil tersebut. Tapi teteuup kebersihan menjadi prioritas kita sebagai pembeli mencari tempat makan, murah tapi bersih menjadi point tambahan he-he-he..

Sebelumnya gue sudah pernah ke sini, tempat yang menjadi andalan karena harga bersahabat dan porsi yang sesuai untuk makan siang. Menu yang gue pesen siang ini adalah Ayam Penyet "Gede" yang menjadi menu utama di warung  ruko ini, terletak di Jl. Balam Panam dengan cat ruko berwarna Ijo.
Warung ini juga sudah membuka cabang di Gobah, di samping SPN Pekanbaru tepatnya, ia adalah Warung Gopek. Warung yang sudah 3 kali gue datangi dan nggak pernah bosan untuk datang kesini lageeeh...

Ayam Penyet "Gede"
Dengan harga 15.000,- untuk satu porsi Ayam Penyet "Gede" yang pedeees nya mengerikan, gue saja kudu menambahkan kecap kedalam sambel tersebut karena tidak tahan dengan pedes nya. Itu bukan soal keberanian tetapi hanya menjaga perut agar tidak sakit nantinya haha-haha..

Yang unik ketika melihat tempat yang digunakan untuk meletakkan ayam penyet ini, ditempatkan pada piring tanah liat yang identik dengan tahu gejrot asal Cirebon menggunakan piring yang sama. Dengan alas daun pisang, ayam penyet gede dengan tambahan tahu/tempe serta dedaunan harum yang menghiasi piring tanah liat ini, kamu bisa menyantap dengan nasi yang ditaburi oleh bawang goreng gurih..Selamat Makan :))
Peace si mbaknya jadi Model
Dan yang lucu ketika gue memilih tempat dekat kipas, supaya Adem gitu deh. Setelah duduk dengan posisi wenak, mata gue terfokus ke satu spanduk yang terpasang di dinding Warung. Kocak banget, lagu yang lagi booming dijadikan komersil untuk Warung. Excellent!

Anyway, gue setuju dengan kalimat Dijamin Balek Lagi tersebut, karena emang begitu faktanya. Kalau gue main ke Panam akan selalu mampir ke Warung ini, mencicipi ayam penyet yang ueenak plus ditemeni secangkir gede Es Teh, akan membuat lidah dan mata gue mulai Melow dengan sambel nya yang pedeees pol. Keringat gue bercucuran dengan sempurna dan mulut gue akan terlihat SEKSEH karena berubah warna huhhuaa...
(‾▽‾) Keep Calm dan Culinary (‾▽‾)♥

©Pekanbaru, 19 Desember 2014 @Cicajoli 

2 comments:

  1. fotonya bagus kak, umm.. kapan-kapan mampir kalau lewat, hhe..
    salam kenal kak.. ^__^

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hihihi makasih Aisyah :) okedeh langsung kali ya
      Salam kenal kembali ^__^

      Delete

Hellow.. Jejak anda yang akan mengubah pikiran saya akan postingan ini, silahkan berkomentar dengan sopan.