Usaha merawat kebebasan berekspresi di internet

, , 4 comments
Kebebasan berekspresi dapat diartikan sebagai bebas (merdeka) dalam menuangkan, berpendapat menurut apa yang sedang kita pikirkan. Sekarang ini, orang atau masyarakat dapat dikatakan jurnalis. Walaupun kadang musiman, tergantung mood masing-masing masyarakat. Karena mereka dapat memberi informasi, dan memberikan pendapat mereka ke beberapa media cetak ataupun media online.

Sempat ada kasus, gara-gara memberikan pernyataan cemooh ke salah satu daerah di Indonesia. Mahasiswi salah satu universitas dibawa dan diperiksa kepolisian untuk dimintai pertanggungjawaban. Lihat, hanya karena omongan yang buruk dapat menurunkan reputasi mahasiswi tersebut.

Dari sini, kita sebagai pengguna social media yang cakupan nya sangat luas di seluruh dunia dapat terkoneksi. Ada baiknya sebelum memposting atau men-share opini dilakukan pemikiran ulang, apakah memiliki dampak yang baik atau dampak yang buruk.

Sebagai masyarakat yang pasti semua tidak paham maksud internet sehat, etika dalam berinternet, atau sebagainya. Di anjurkan lebih sering membaca literatur tentang internet yang sehat, lebih banyak mencari informasi. Jangan hanya sebagai pengguna yang tanpa pengetahuan mengenai internet.
sumber internet
Nah kini kita bahas, bagaimana merawat kebebasan berekspresi yang beretika di internet? Sama hal dengan bunga, jika dirawat setiap hari, disiram dan dikasih pupuk maka bunga akan tumbuh indah. Begitu juga dengan merawat kebebasan berekspresi, sebagai pengguna social media, kita harus mengenal dan selalu memperbarui pengetahuan tentang etika baik dalam berinternet, dan kita dapat berbagi dengan teman yang sama-sama berkecimpung di dunia social media.

Bisa membuat forum yang cinta internet sehat, atau dapat menuliskan di blog, sama-sama mensosialisasikan ke masyarakat awan agar berhati-hati beraktivitas di social media, karena apabila sudah menyinggung seseorang atau daerah maka hukum akan ikut campur dalam penyelesaian tersebut.

Solusi lain, bisa membuat kode etik dalam berinternet oleh organisasi atau pejabat yang berwenang. Akan lebih teratur dan jelas apa saja yang boleh dilakukan dan apa saja yang tidak boleh dilakukan.

Kebebasan berekspresi yang beretika, bangsa akan maju. Jadi merawat kebebasan berekspresi yang beretika merupakan salah satu tugas Blogger, pengguna yang paham social media, dan pemerintah bersama merawat dan membuat aturan atau kode etik tentang kebebasan berekspresi yang beretika di internet.

Cara lain adalah dengan mensejahterakan rakyat, memberikan keharmonisan. Ekspresi yang tidak beretika muncul akibat tidak ada keseimbangan, karena merasa hak nya diganggu atau akibat situasi yang tidak mendukung. Banyak faktor yang dapat mendatangkan ekspresi yang tidak beretika, maka dari itu selalu perkaya pengetahuan tentang internet sehat dan berpikirlah sebelum bertindak. Karena sekarang UU ITE sudah mulai di gunakan untuk penegakan hukum. 

*Internet sehat timbul dari kebebasan berekspresi yang beretika, Semangat membangun rakyat yang beretika hebat.. Go!

4 comments:

  1. memang sebagian dari internet user terlalu bebas dalam berekspresi, tetapi banyak yang mengabaikan etika yang seharusnya dijaga

    ReplyDelete
  2. Kode etik dalam berekspresi di internet kurang sosialisasi, menurut saya. Bagaimana dengan kamu?

    ReplyDelete
  3. Penting jaga etikadan sopan santun walaupun itu di dunia maya.

    ReplyDelete
  4. Cakep nih essaynya, semoga menang ya domain id :D

    ReplyDelete

Hellow.. Jejak anda yang akan mengubah pikiran saya akan postingan ini, silahkan berkomentar dengan sopan.