Hatiku, Ternyata Sedih Ada Waktunya

, , No Comments
Tanggal tujuh bulan tujuh ditahun 2017 ternyata banyak semangat yang diraih, kesempatan baik yang kesampaian dan sedih tangis tawa canda serta apa yang telah dilakukan pada satu hari ini. Saya juga akan menceritakan beberapa episode sedih yang telah saya lalui dan diceritakan pada hari ini, biar terasa berkesan aja ada cerita ditanggal lucu tahun ini hahaha.... Untuk tidak memperpanjang opening saya akan ceritakan kesedihan kepada semua teman-teman yang mampir ke postingan ini.

"Sebenarnya banyak event bagus ditahun ini yang bisa dicoba ikutin, tapi kita kan punya prioritas yang beda diusia tertentu. Saya (abang) sudah punya rencana lanjutan, udah nggak ikut-ikutan event-event ini itu lagi." Diartikan bahwa ada abang senior saya yang berkata bahwa kita punya prioritas berbeda di umur tertentu, tidak bisa itu ke itu aja yang kita pikirkan. Jadi, kita berusaha keluar dari zona nyaman dan lebih say hi ke dunia bahwa saya siap untuk kelanjutan baru yang lebih baik.
Diakhir perkuliahan saya, saya sudah mulai menghentikan keikutsertaan dalam event, forum maupun kelompok-kelompok kepemimpinan yang sekarang banyak mencari mahasiswa/i yang tujuannya untuk mencari pemuda-pemudi Indonesia dalam menjaga dan merawat Indonesia, karena tidak bisa dipungkiri bahwa pemuda adalah generasi perubahan yang bisa membawa Indonesia kearah yang lebih produktif dan berjaya ditahun tahun berikutnya.  

Aktivitas semacam diatas sudah bisa saya handle (abaikan) beberapa aktivitasnya walaupun dalam hati "saya masih kepengen ikutan karena banyak manfaat yang didapat dari aktivitas tersebut" tapi apa daya, karena saat itu adalah fokus saya menyelesaikan skripsi yang alhamdulillah sudah terselesaikan dan saya bangga atas pencapaian tersebut. 

Dan setelah masalah kuliah selesai, saya mencoba mengikuti diri diaktivitas non formal (kembali) ada dua rencana yang ingin saya ikuti, tetapi hanya satu yang dapat saya realisasikan yakni SAKTI dan ASEAN saya tidak mampu memenuhi syarat-syarat yang dibutuhkan. Dalam usaha ini, saya sangat berharap besar bisa lolos dalam seleksi SAKTI 2017 dengan berbagai usaha dan waktu saya habiskan untuk urusan syarat dan pemenuhan essay serta motivation letter. Akan tetapi kesempatan yang saya harapkan tersebut tidak berjodoh, i'm not delegate.

Sedih, itu pasti. Harapan yang sudah lama saya tunggu, akhirnya tidak berpihak ke saya. Dengan membaca email dari panitia dan mengecek lagi (disini) nama saya memang tidak masuk daftar peserta yang lolos seleksi. Sempat down karena aktivitas ini memang senangnya saya, saya lebih semangat 10 kali lipat di bidang ini dan selalu mengikuti berita-berita dan perkembangan tentang dunia ini. Yah:(


Hai kalian yang lolos dalam seleksi SAKTI tahun ini semoga bisa memberikan yang terbaik dan bisa membawa hal yang baik untuk daerah masing-masing. Bisa maksimal dalam pendidikannya dan ilmunya bisa didapat. Salam Antikorupsi! Dan maafkan ASEAN saya tidak mencoba mengikutsertakan diri saya dalam seleksi tahun ini.

 ©Pekanbaru, 07 Juli 2017 @Cicajoli  

0 komentar:

Post a Comment

Hellow.. Jejak anda yang akan mengubah pikiran saya akan postingan ini, silahkan berkomentar dengan sopan.