Review of Beauty and The Beast Movie

, , 2 comments
"Jangan mau kalah dengan senin" kalimat yang buat saya semangat untuk menjalani hari ini, karena yang niatnya pengen puasa tapi nggak kesampaian gegara bangun kesiangan, lalu pengen nulis artikel bertema tapi ide mentok mulu. Butuh penyegaran kali ya? yaudah selagi Beauty and The Beast lagi tayang di bioskop, saya sempatin deh untuk nonton. Ternyata di bioskop ramenya kebangetan, dipadetin para t-cash lovers dan Alhamdulillah saya tidak termasuk diantaranya, lebih gentle cash only coy hehe...

Ayo (klik disini) juga!

Dalam postingan ini saya akan uraikan beberapa kisah hasil nonton hari ini, karena nggak enak juga dirasain sendiri, mending berbagi biar yang lain tahu sedikit tentang film yang kalau kata saya mah "sayang kalau nggak nonton", alasannya karena Emma Watson sangat menawan disana serta dia juga bernyanyi loh :D

Started...
Disuatu kerajaan yang berada di Prancis, hiduplah seorang pangeran yang arrogant. Dimana ia ingin kesempurnaan, tanpa cinta dan kasih sayang, suka berpesta dan suka mengajak perempuan cantik berdansa. Suatu waktu saat pesta berlangsung, datanglah seorang tamu yang tidak diundang ke kerajaan nya hanya ingin berteduh karena hujan diluar, wanita yang kotor dan jelek meminta izin ke pangeran serta memberikan setangkai bunga mawar. Namun, pangeran dengan sikapnya menolak wanita tua tersebut dengan membuang mawar yang telah diambilnya. Ternyata wanita tua itu sosok penyihir yang sangat cantik setelah ia menampakkan wujudnya, karena sikap pangeran yang tidak baik kepada, sang penyihir membaca mantra dan berubahlah pangeran menjadi monster yang buruk rupa, seisi istana berubah wujud serta tamu undangan berlarian meninggalkan istana yang menjadi mati, gelap dan menyeramkan.
"Semua akan kembali seperti dulu, apabila ada wanita yang mencintainya dengan tulus dan menerimanya dengan sepenuh hati"
Gadis yang dianggap lucu dan aneh, sering melamun dan suka sekali membaca, berbeda dengan gadis lainnya yang berada didesa itu, desa kecil yang masyarakat sedikit, jauh dari jangkauan dan sangat tradisional. Belle, iya itu namanya. Dia tinggal bersama Ayah nya sejak ia kecil, dan ibunya hanya sebingkai foto, tak pernah ia tahu dan dimana beliau sekarang. Masih menjadi rahasia Ayahnya yang tak pernah ia tanyakan.
"Dengan hal-hal aneh yang dimilikinya, seorang yang kekar dan ganteng datang untuk menikahinya"
Gaston, lelaki kekar dan ganteng rupanya adalah sosok yang sangat di incar oleh seluruh gadis yang ada di desa tersebut, para gadis berusaha tampil cantik dan mempesona dihadapnya. Gaston lelaki yang pemarah, emosi dan jika ada sesuatu yang ia inginkan maka harus tercapai. Gaston ternyata tertarik dengan Belle dan ingin menjadikan nya istri, Gaston berusaha mendekati dan menyampaikan keinginan nya ingin menikahi Belle, akan tetapi Belle tidak ingin dan menolak permintaan Gaston.

Mengetahui Gaston akan berjuang untuk menikahinya, Belle pun akhirnya ingin pergi dari desa itu dan pergi jauh untuk melihat dunia luar. Yang sejak pagi itu Ayahnya memang sudah pamit bekerja dan akan kembali keesokan harinya, dan sebelum pergi Belle meminta Ayah untuk membawakan nya setangkai mawar. Dalam perjalanan di suatu malam, cuaca ekstrim saat itu membuat Ayah harus singgah sekedar menghangatkan diri, persinggahan yang didapat Ayah setelah melewati kumpulan serigala adalah kerajaan pangeran yang terkena sihir.

Ayah menempatkan kudanya ketempat sumber air dan ia masuk ke dalam istana. Istana yang gelap namun hangat dengan segala keanehannya, dimulai dari suara yang tak bersumber, lalu dentingan piano tanpa pemain serta adanya cangkir yang dapat berbicara. Dengan adanya kejadian itu maka Ayah tidak berlama-lama disana, sebelum Ayah meninggalkan kerajaan, ia memetik satu tangkai mawar di taman istana.
"Pangeran buruk rupa marah, mengurung Ayah di penjara istana, sang kuda lari jauh datangi Belle"
Paginya saat Belle sedang berkebun, sang kuda pulang tanpa adanya Ayah. Aneh, Belle langsung memerintahkan sang kuda mengantarkannya ke Ayah. Sesampainya di Kerajaan, Belle mendengar suara batuk Ayahnya dan segera menemuinya. Belle nggak tega melihat Ayahnya berada di penjara, ia memohon kepada pangeran agar diberi waktu 1 menit bertemu dengan Ayahnya, permohonan diterima. Namun, Belle-lah menggantikan posisi Ayahnya dan ia menjadi tahanan istana karena tuduhan mencuri.
 "Kelopak bunga yang tersisa sudah tidak banyak, kesempatan pangeran semakin kecil"
Untuk merubah nya kembali seperti dulu, harus dilakukan sebelum seluruh kelopak bunga habis. Jika kelopak bunga habis dan cinta sejati tak kunjung datang maka semuanya tidak akan kembali seperti sedia kala, dan akan seperti ini untuk selamanya. Pangeran yang buruk rupa, istana gelap, sepi dan menyeramkan.

Belle sebagai penghuni baru, diberikan kamar tidur yang indah, baju yang layak, fasilitas yang lengkap dan dikelilingi oleh anggota istana yang baik, kecuali sang pangeran. Hari-hari selama di Istana, mulai membuat Belle betah karena ia semakin kuat dan bersemangat, banyak tahu tentang cerita sang pangeran dan tentang kerajaan ini dulunya, juga mengetahui tentang cerita mawar yang diletakkan di bagian barat istana. Banyak hal-hal menyenangkan yang dapat dilakukannya disini dan tentunya Belle mulai dekat dengan pangeran.
"Setelah pesta dansa malam itu, Pangeran mengizinkan nya kembali ke Ayahnya"
Sejak malam itu, pangeran akan menunggu nya didepan istana, hingga dia kembali dan hidup bersama selamanya. Karena sejak malam itu, ada hal buruk yang menimpa Ayahnya, Ayahnya akan dibawa ke RS jiwa akibat tuduhan nya ke Gaston yang ingin membunuhnya tidak terbukti serta ucapan-ucapan Gaston yang menyudutkannya. Sebelum Ayahnya dibawa, Belle sudah kembali ke desa dan meminta agar sang Ayah dilepas karena kondisinya yang lemah, namun sia-sia.

Belle juga ikut masuk peti setelah ia menceritakan tentang kerajaan dan adanya monster yang buruk rupa kepada masyarakat desa. Keadaan semakin panas, Gaston mulai bergerak mengajak seluruh masyarakat membantunya untuk membunuh monster yang buruk rupa, mendatangi kerajaan malam itu juga. Terjadilah perkelahian antara masyarakat desa dengan anggota istana, hingga ada yang terluka, bangunan istana rusak dan pertemuan Gaston dengan Pangeran semakin membuat suasana malam itu mencekam.

Didesa, Belle dan sang Ayah masih terkurung didalam peti. Dengan perkelahian di kerajaan malam itu, Apakah Belle kembali ke Kerajaan dan bertemu Pangeran? Apakah mantra bisa musnah dan kondisi kembali seperti sedia kala? Apakah Belle juga mencintai Pangeran seperti Pangeran mencintainya? atau Apakah Pangeran mati ditangan Gaston? 

Temukan jawabannya dengan nonton Beauty and The Beast di bioskop kesayangan kamu, yang nggak nonton bakalan rugi, makanya ayo nonton. Sad ending or Happy ending ? hanya yang sudah nonton akan tahu jawabannya hehe...

©Pekanbaru, 20 Maret 2017 @Cicajoli

2 comments:

  1. Barusan banget ketemu teman dan kita ngobrolin film ini. Terlepas dari kontroversi (sehingga di banned di negara tetangga), aku juga penasaran pingin lihat akting dik Emma di film ini hahaha. Liat trailernya aja aku meleleh #eh hwhwhw

    omnduut.com

    ReplyDelete
    Replies
    1. Emma disana mempesona banget. Ayo ke bioskop OM.

      Delete

Hellow.. Jejak anda yang akan mengubah pikiran saya akan postingan ini, silahkan berkomentar dengan sopan.