Fidusia dan Cara Pendaftaran Online.

, , No Comments
Fidusia asal kata fides yang berarti Percaya. Fidusia adalah pengalihan hak kepemilikan suatu benda atas dasar kepercayaan dengan ketentuan bahwa benda yang hak kepemilikannya dialihkan tersebut tetap dalam penguasaan pemilik benda.

Dasar hukum tentang Fidusia terdapat dalam Undang – Undang Nomor 42 Tahun 1999.

Jaminan fidusia adalah hak jaminan atas benda bergerak baik yang berwujud maupun yang tidak berwujud dan benda tidak bergerak khususnya bangunan yang tidak dapat dibebani hak tanggungan sebagaimana dimaksud dalam Undang – Undang Nomor 4 Tahun 1996 tentang Hak Tanggungan yang tetap berada dalam penguasaan pemberi Fidusia sebagai agunan bagi pelunasan utang tertentu, yang memberikan kedudukan yang diutamakan kepada penerima Fidusia terhadap kreditor lainnya.

Untuk objek Fidusia adalah benda, benda adalah segala sesuatu yang dapat dimiliki dan dialihkan, baik yang berwujud maupun yang tidak berwujud, yang terdaftar maupun yang tidak terdaftar, yang bergerak maupun yang tak bergerak, yang tidak dapat dibebani hak tanggungan atau hipotek.

Para pihak yaitu pemberi fidusia, yaitu orang perseorangan atau korporasi pemilik benda yang menjadi objek jaminan fidusia. Sedangkan penerima fidusia yaitu orang perseorangan atau korporasi yang mempunyai piutang yang pembayarannya dijamin dengan jaminan fidusia.

Sesuai dengan pasal 5 Undang – Undang tentang fidusia, bahwa pembebanan benda dengan jaminan fidusia dibuat dengan akta notaris dalam bahasa Indonesia dan merupakan akta jaminan fidusia. Benda yang dibebani dengan jaminan fidusia wajib didaftarkan, permohonan pendaftaran jaminan fidusia diajukan dalam jangka waktu paling lama 30 (tiga puluh) hari terhitung sejak tanggal pembuatan akta jaminan fidusia. Apabila lewat dari 30 hari maka notaris dapat membuat akta penegasan agar dapat didaftarkan.
pencarian fidusia
Setelah jaminan fidusia sudah didaftarkan, maka berdasarkan pasal 17  Undang – Undang Nomor 42 Tahun 1999 menyatakan pemberi fidusia dilarang melakukan fidusia ulang terhadap benda yang menjadi objek jaminan fidusia yang sudah terdaftar. Untuk mengetahui hal itu dapat searching data fidusia di ahu.go.id

Dan sejak 15 maret 2016, permohonan hak akses aplikasi fidusia online tidak hanya oleh Notaris, akan tetapi sudah dapat dilakukan oleh pihak penerima fidusia atau wakilnya atau kuasanya dengan melampirkan pernyataan pendaftaran jaminan fidusia.
Dengan dilakukan nya pendaftaran fidusia maka akan ada manfaat dari pendaftaran jaminan fidusia tersebut, sebagai berikut :
  • Menekan risiko bisnis dalam keputusan pembiayaan, konsekuensinya biaya untuk memperoleh pembiayaan juga dapat ditekan;
  • Memberikan kepastian hukum dan mencegah terjadinya fidusia ulang terhadap benda jaminan;
  • Memberikan proses yang mudah cepat dalam hal terjadinya wanprestasi.
Nah untuk mempermudah pendaftaran jaminan fidusia, lihatlah siklus pendaftaran jaminan fidusia dibawah ini:
  • Pembuatan akta fidusia Melalui akta notaris, biaya pembuatan akta diatur dalam PP 21/2015. (silahkan di download).
  • Pendaftaran fidusia wajib didaftarkan maksimal 30 hari setelah pembuatan akta (Pasal 4 PP 21/2015), dilakukan online oleh penerima fidusia, kuasa atau wakilnya kepada Menteri. Biaya sesuai PP Nomor 10/2015.
  • Penerbitan sertifikat jaminan fidusia hanya dalam waktu 7 menit, sertifikat dapat dicetak secara online sendiri oleh pendaftar.
Dan apabila akan melakukan perubahan terhadap data, akibat kesalahan pemasukan data, atau karena salah memasukkan nilai penjaminan, maka perbaikan diajukan paling lama 30 hari setelah penerbitan sertifikat jaminan fidusia (Ps 10 PP 21/2015).

Untuk perbaikan sertifikat, maka membuat permohonan perbaikan sertifikat jaminan fidusia. Perbaikan akibat terjadinya salah pengetikan, maka dapat dilaporkan melalui email fidusia.dirjenahu@gmail.com dengan melampirkan salinan sertifikat jaminan fidusia, fotokopi bukti pembayaran PNBP serta salinan akta jaminan fidusia dan perbaikan ini tidak dikenakan biaya alias gratis, tetapi untuk pergantian data maka sesuai dengan PNBP dikenakan biaya sebesar Rp.200.000,-

Sedangkan untuk pencabutan pendaftaran fidusia, wajib diajukan permohonan pencabutan paling lama 14 hari setelah tanggal hapusnya fidusia. Hapusnya fidusia dalam pasal 16 PP Nomor 21/2015 hapus karena hapusnya utang yang dijamin dengan fidusia, pelepasan hak atas jaminan fidusia oleh penerima fidusia, atau musnahnya benda yang menjadi objek jaminan fidusia. Setelah melakukan pencabutan maka akan dikeluarkan surat keterangan tidak berlakunya sertifikat fidusia. 

Dalam acara Sosialisasi Fidusia oleh Kanwil Kemenkumham Riau, narasumber yaitu :Prof. Dr. H. Syafrinaldi, SH,MCL and Bapak Iwan pada Selasa, 28 Juni 2016.
©Pekanbaru, 29 Juni 2016 @Cicajoli

0 komentar:

Post a Comment

Hellow.. Jejak anda yang akan mengubah pikiran saya akan postingan ini, silahkan berkomentar dengan sopan.