MAKAN SEBELUM LAPAR BERHENTI SEBELUM KENYANG

, , No Comments
Huaa lihatlah ada berapa menu yang tersaji dibawah ini. Semuanya enak, oke Saya tahu bahwa kamu si pembaca tidak akan setuju dengan enaknya, karena kamu tidak mencobanya. Dihari yang cerah, jum'at yang berbahagia, dimana orang percaya bahwa jum'at memiliki berkah yang luar biasa, sulit untuk disia-siakan, dan sayang juga kalau di abaikan tanpa ada kerjaan, kegiatan atau usaha apapun yang bisa meraih berkah tersebut.

Sudah jauh-jauh hari di rencanakan bahwa jum'at adalah hari yang di pilih oleh kami, untuk mengunjungi salah satu crew Tabloid Saksi yang sedang sakit, doakeun agar lekas sembuh ya bro, karena doa kita akan didengar Allah. amin...

Dimana-mana yang menjenguk orang sakit, dia mengerti atau sadar bahwa ini adalah kunjungan orang sakit dan bukan kunjungan buat dapatin makan atau apalah namanya. Tetapi momen ini sangat berbeda, dimana yang datang menjenguk mendapat excellent service dari sang tuan rumah, pertama datang kita salam semuanya lalu tanyain kabar dan akhirnya dipersilahkan duduk setelah dialasin dengan karpet. Selanjutnya cerita-cerita ringan dan dimenit kemudian ronde pertama didatangkan teh hangat dan dilanjutkan dengan keripik cabe. Nah merepotkan bukan? walaupun repot tapi teteup diambil dan dimakan kok hehe...
Keripik Cabe
Keripik Cabe yang dibuat langsung oleh Mamak Rio (crew Tabloid Saksi yang sedang sakit). Kok dibungkusin ya? penasaranku hadir dan ingin mengetahui apa alasannya. Dan setelah diusut ternyata keripik cabe adalah barang dagangan nya Mamak, beliau menjual ke anak-anak yang bermain di lapangan Volley. "Banyak anak-anak bermain disana, jadi Mamak jualin kesana, kadang 50 bungkus habis terjual." Cerita Mamak siang itu. Sekedar ingin memberitahu bahwa renyah nya keripik is the best, cabe nya tanpa pewarna dan rasa saya beri nilai 10. 

"Sebenarnya kata tetangga ini porsinya kebanyakan, tapi gak papa kalau menurut Mamak. Kalau jualin yang begini mana ada untung, paling cuma balik modal. Untung dikit lah buat nambah jajan nya Dika." Jawaban Mamak saat saya tanya berapa harga untuk satu bungkus keripik. Mamak juga bilang, "Ikutin sistem dagang nya orang Cina. Mereka lebih baik banyak yang beli dengan untung sedikit, ketimbang sedikit pembeli dengan untung banyak."

ES LILIN
Selanjutnya ada yang didatangkan lagi yaitu, Es LILIN. Es LILIN siapa yang nggak pernah coba? yang pernah berarti masa kecil nya bahagia dan yang belum coba bisa dipesan ke Mamak. Selain Keripik Cabe, beliau juga menjual Es LILIN yang digemari oleh anak-anak, Mamak menjual dengan harga 500,- Es nya rasa kacang hijau dan ada yang berwarna Mamak bikin timun, timun nya diblender, dan menggunakan air mateng dan gula murni bukan pemanis buatan. Jadi kalau sudah dikeluarin dari kulkas, ES nya bakal cepet lunak karena menggunakan air mateng. Saya mencobanya dan hasilnya adalah enak, manisnya sesuai, ada santannya juga ikut beku, dan kacang hijaunya lunak dengan sempurna. 
Ikan Kembung
Berlanjut ke makan siang tepatnya saat sedang murrotal di Masjid, Mamak mulai angkat piring kedepan, dengan gelas, dan menu makan siang yang semuanya terlihat menggoda. Terlihatlah tiga ekor ikan yang belum diketahui namanya, okelah nanti bisa ditanya sekarang makan saja dulu. Dengan daging yang lembut, dengan bumbu yang meresap dengan baik, dengan duri yang sangat mengganggu tetapi dapat di atasi dengan kesabaran haha.. Ternyata setelah banyak ngobrol dengan Mamak, maka nama ikan ditemukan, yaitu ikan Kembung. Ikan Kembung merupakan ikan laut yang memiliki bentuk tubuh sedang, tidak besar dan juga tidak kecil, sesuailah dengan porsi lauk saya, tapi hari ini harus berbagi dengan Maya. 
Sayur ubi+terong dan Sambel ulekan
Eiits porsi lauk bukan itu saja, masih ada yang lain dan nggak baik cuma dilihatin doang, susah sekali menolak makanan enak dengan sistem hidang yang punya arti dan makna tersendiri. Bagaikan rumah sendiri, Mamak sendiri dengan kepedulian yang high class, terpesona! Makan pake Sayur ubi ditambah sambel ulek mah surga, pedes sambel menghilangkan rasa pahit dikit dari sayur ubi, yang makan ingin dan ingin makan terus tetapi jangan kebanyakan ntar nggak baik juga. Uh hati senang, perut bahagia, fikiran tentram, tubuh kembali semangat untuk kembali ke Pekanbaru disiang yang terik haha... 

Ps: Mak aka IBU, terimakasih hari ini atas semua makanan enak dan keikhlasan yang tulus menerima kedatangan budak-budak yang merepotkan ini, hanya bisa berdo'a semoga dilapangkan rezeki, sehat selalu, bahagia harimu dan suatu hari nanti kami dapat membantu Mamak dengan semampu yang kami bisa lakukan, jangan lupakan kami dan tetap menjaga silaturahim yang baik ya, Mak.:)

Nah, walaupun banyak makanan yang tersaji, bukan berarti harus dimakan semua, harus ada toleransi dimana bukan hanya kita yang memakannya, masih ada yang lain sama-sama ingin mencobanya. Cukup satu untuk satu makanan, kalau mau lagi mungkin bisa diambil saat semua telah selesai memakannya. Ingat hadist yang mengatakan bahwa "Makan sebelum lapar berhenti sebelum kenyang" Ya semoga bermanfaat ...

©Pekanbaru, 05 February 2016 @Cicajoli 

0 komentar:

Post a Comment

Hellow.. Jejak anda yang akan mengubah pikiran saya akan postingan ini, silahkan berkomentar dengan sopan.