Sensasi Makan Siang di RM Terapung Bukit Naang

, , 6 comments
RM Terapung Bukit Naang, Bangkinang
Dapet makanan dibawah ini dimana? Ah kata dapet diganti dengan "menemukan" Oke, sudah lama direncanakan ingin liburan ke suatu daerah yang nggak jauh-jauh amat dari Pekanbaru, tempat yang nyaman dan jauh dari hingar bingar dan polusi kota Pekanbaru. Tempat ini berjarak sekitar 1 jam perjalanan darat (normal). Tergantung si pengemudi bagaimana memanfaatkan waktu dan jalan, semakin paham jalan maka semakin sedikit waktu yang di habiskan untuk mencapai tempat ini.

Berada di daerah Tapung, Bangkinang. Ada sebuah Taman yang di beri nama Taman Agrowisata Bukit Naang, kalau dari jalan lintas Petapahan-Pekanbaru jalan masuk ke Taman Agrowisata adalah 600 meter, di sebelah kiri yang ditandai dengan gerbang besar.

Kali ini gue nggak cerita tentang Arena Naang Treetop Adventure Park, yang diketahui paling dicari-cari pendatang luar akan tempat ini, walaupun gue punya cerita yang bisa di ceritakan, tapi nanti saja. Karena cerita tentang kuliner lebih menarik ketimbang yang lain haha-haha :D
Ikan Nila Sambal Ijo
Biasanya setelah main di Arena Naang Treetop, pendatang bakal capek dan haus. Jangan khawatir karena di arena ini selain menjadi tempat bermain, juga ada stand-stand makanan, souvenir yang bisa di datangi serta dibeli. Dan ada Rumah Makan Terapung, dimana RM ini berada di atas air bendungan, terdapat banyak ikan dengan ukuran besar.
Ikan Pongek Asam Pedes

Mendengar Ikan Pongek, telinga gue langsung nangkap dan terus berjalan hingga ke otak. Lalu mulut gue bertanya "Ikan apa itu?" setelah melihat gimana bentuk ikan nya, dan ternyata mirip dengan Nila, daging gurih, nggak lunak. Asem nya juga pas banget, ditambah dengan Tempe dan Kacang panjang, semakin sempurna hidangan sambel makan kali ini. Tapi sayang, gue lebih tertarik dengan Ikan Nila Sambel Ijo hehe
Ulekan Ijo ala Rumah
Dan nggak kalah dahsyat nya, setelah sarapan lontong di pasar minggu Tapung, makan siang di RM Terapung Bukit Naang, dan terakhir makan malam di rumah salah satu crew Tabloid Saksi di daerah Tapung. Disini makanan yang populer menurut gue adalah Ulekan yang berisi bermacam-macam seperti cabe ijo, pete, teri, tomat dan bumbu-bumbu pendukung lainnya. 

Ulekan ini ditambah dengan nasi panas, rasanya nya enak sekali, lidah terasa manja saat mengunyah, apalagi saat berada di rumah ini, di luar sedang hujan-hujan. Kebersamaan sangat terasa, kuliner sederhana yang membuat gue sempat nggak sadar kalau ini adalah piring kedua (re: nasi tambah).

©Pekanbaru, 13 April 2015 @Cicajoli 

6 comments:

  1. Tapi yah, makanan ini jadi gak enak karena kamuuuu gak ngajak2 akuuuu. :)))

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehehehe maafkeun qaqa, kan pas hari itu kamu ada acara juga :))

      Delete
  2. sambel ijo tambah petenya bikin ngiler euy ^__^

    ReplyDelete
  3. duh,sambel ijonya nggak nguati

    ReplyDelete
    Replies
    1. Waaah tetaap kuat Mba, ini hanya sambel ijo doang :p

      Delete

Hellow.. Jejak anda yang akan mengubah pikiran saya akan postingan ini, silahkan berkomentar dengan sopan.