English : Parts of Speech

, , 1 comment
Date: February, 24.2015
Location: Law’s room.
Subject:  as a teacher -> Isna Kartika Sari. SH
Special Edition
Noun (kata benda)
Adalah suatu kata yang digunakan untuk menunjukkan orang, hewan, benda, tumbuhan etc.
Function of nouns are as subject and as object. Sebagai subject berarti noun sebelum kata kerja, contoh Linda is a student. Sedangkan sebagai object berarti noun setelah kata kerja.
Contoh : we buy some books and she goes to school. Kenapa bukan menggunakan the? Alasan nya karena school belum diketahui.

Types of nouns (jenis-jenis kata benda)
  • Concrete noun  (kata benda berwujud)
Memiliki wujud dimana dapat dilihat, diraba, dipegang oleh panca indera. Misalnya book, table and pencil.

  • Proper noun (kata benda nama diri) adalah kata benda yang menunjukkan nama orang, nama kota, nama sekolah, nama laut dan nama agama. -> tidak diawali dengan kata sandang. Contoh : “the”
  • Common noun (kata benda umum/biasa)-> kata yang menunjukkan suatu benda secara umum dan sering dijumpai dalam kehidupan sehari-hari.  Contoh : cat, son, daughter. Diawalnya menggunakan a: huruf mati dan an: a,i,u,e,o and h. Contoh: an energic woman.
  • Material noun (benda zat) adalah kata yang menyatakan zat atau bahan mentah. Kata sandang “the” contoh : sugar, coffee, water and wood -> ex: they buy the diamond.
Some (+) they bought some ice yesterday
Any (-) they doesn’t buy any ice yesterday
Any (?) do you have any ice?
  • Collective noun -> kata benda yang menyatakan suatu kelompok atau kumpulan tertentu dari orang, binatang atau benda-benda yang sejenis. Digunakan kata sandang “a”  and “an”. Contoh : a troupe of soldiers (serombongan tentara).
Meskipun menggunakan kata sandang “a” atau “an”, collective noun merupakan benda jamak, jadi di anggap lebih dari satu. Apabila digunakan dalam suatu kalimat, collective noun dianggap benda jamak (plural noun).
  • Abstract noun (kata benda tak berwujud) adalah kata benda yang tidak memiliki wujud, dengan kata lain wujudnya tidak dapat dilihat, diraba atau ditangkap oleh panca indera.
Contoh : love, kindness (kebaikan), government (pemerintah). Abstract noun (kata benda tak berwujud) dapat dibentuk dari kata kerja (verb), kata sifat (adj) maupun dari kata benda (noun) sendiri.
Berasal dari kata kerja (verb) ex: bury-> burial-> pemakaman
Differ->difference->perbedaan
Berasal dari kata sifat (adj) ex: different-> difference-> perbedaan
Berasal dari kata benda umum ex: brother-> brotherhood-> persaudaraan.

Countable and uncountable noun.
  • Countable noun (kata benda dapat dihitung) adalah kata benda yang dapat dihitung jumlahnya dengan angka. Contoh: apple, book, table, and sheep.
Ciri atau sifat khas dari countable noun adalah sebagai berikut :
  1. Dapat dirubah dari bentuk tunggal (singular) menjadi bentuk jamak (plural) misalnya : there is a car under the tree (singular) there are two cars under the tree (plural).
  2. Dapat dirangkaikan dengan kata sandang “a” atau “an” misalnya : i bought a new car last month
  3. Dapat juga dirangkaikan dengan kata sandang “the”, baik dalam bentuk singular maupun bentuk plural misalnya : the cat under the table is mine (singular) the books of mine is very expensive (plural).
  4. Dalam bentuk jamak dapat dirangkaikan dengan kata “many”, “a lot of”, “a great many” atau “several” misalnya : i don’t have many cars.
  5. Dalam bentuk jamak dapat dirangkaikan dengan kata “some” atau “any” misalnya: i bought some books yesterday.
  6. Dalam bentuk jamak dapat dirangkaikan dengan kata “all of”, “none of”, “both” atau “a few of” misalnya : all of the pencils on the table is mine.
  7. Dalam penggunaan kata kerja, apabila countable noun dalam bentuk singular (tunggal) maka harus menggunakan kata kerja tunggal yaitu dengan menambahkan “-s” atau “-es” pada kata kerja dan menggunakan To be “is” atau “was” misalnya : my brother buys a new pen.  The red car is mine.
  • Uncountable noun (kata benda tak dapat dihitung) adalah kata benda yang tidak dapat dihitung dengan angka. Misalnya water, ink, milk, cloth and sugar.
Ciri atau sifat khas dari uncountable noun adalah sebagai berikut :
  1. Tidak dapat dirangkaikan secara langsung dengan kata sandang “a” atau “an” misalnya a cup of milk, a loaf of bread and a piece of chalk.
  2. Selalu dalam bentuk tunggal (singular) dan tidak mempunyai bentuk jamak (plural) misalnya : we always write a letter on the paper.
  3. Dapat dirangkaikan dengan kata “much”, “a lot of”, “a great deal of” atau “plenty of” untuk menunjukkan arti “banyak” misalnya : we need a plenty of fruits and i havee a lot of ink.
  4. Dalam penggunaan kata kerja, uncountable noun selalu menggunakan kata kerja tunggal yaitu dengan menambahkan “-s” atau “-es” dan kata kerja To be “is” atau “was” misalnya : there is a lot of paper in his bag atau the knowledge makes me smart.
Uncountable noun dapat dijadikan bentuk countable noun dengan cara menambahkan “quantifier” atau kata yang menunjukkan kuantitas atau ukuran misalnya : a bottle of milk, a cup of tea and a glass of milk.

  • Singular and plural noun
Singular noun (kata benda tunggal) adalah kata yang menunjukkan bahwa jumlah benda tersebut hanya satu. Diawali oleh kata sandang “a” atau “an”, khususnya untuk bentuk countable noun dan yang belum diketahui secara pasti misalnya: there is a car under the tree. Car (mobil) disini belum diketahui secara pasti, warnanya apa, jenis apa dan sebagainya.
Dalam penggunaan kata kerja, singular noun harus menggunakan kata kerja tunggal yaitu dengan menambahkan “-s” atau “-es” pada kata kerja atau dengan menggunakan To be “is” atau “was” misalnya: the cat runs very quickly.
Plural noun (kata benda jamak) adalah kata benda yang menunjukkan bahwa jumlah bendanya lebih dari satu. Pada umumnya plural noun tidak diawali oleh kata sandang “a” atau “an” misalnya : there are three books on the table.

  • Gender
Apabila ditinjau dari jenis kelaminnya (gender), maka kata benda (noun) dapat diklasifikasikan menjadi 4 (empat) kelompok, yaitu:

  • Masculine gender (jenis kelamin laki-laki) adalah kata benda (noun) yang memiliki jenis kelamin laki-laki.
  • Feminine gender (jenis kelamin perempuan) adalah kata benda yang memiliki jenis kelamin perempuan.
Contoh : masculine gender -> author (pengarang lk) and feminine gender -> authoress (pengarang pr)
Masculine gender yang memiliki pasangan feminine gender tidak beraturan misalnya : masculine gender -> father (ayah) and mother (ibu). Lord (gelar bangsawan lk) and lady (gelar bangsawan pr).

  • Common gender (jenis kelamin umum) adalah kata benda yang dapat berjenis kelamin laki-laki atau perempuan atau berjenis kelamin umum. Contoh : teacher (guru), parent (orang tua), student (murid) etc.
  • Neuter gender (jenis kelamin netral) adalah kata benda yang tidak mengenal jenis kelamin, baik itu sebagai masculine atau feminine gender. Yang termasuk dalam neuter gender adalah semua kata benda (noun) yang termasuk dalam material noun dan abstrack noun, menunjukkan benda-benda tanpa jiwa dan tidak memiliki jenis kelamin. Contoh : book, wine, iron, gold etc.
Jadi, dapat diperoleh kesimpulan bahwa :

  1. Masculine gender dapat diganti dengan he (dia,lk)
  2. Feminine gender dapat diganti dengan she (dia,pr)
  3. Common gender dapat diganti dengan he atau she
  4. Neuter gender dapat diganti dengan it.
©Pekanbaru, 24 Februari 2015 @Cicajoli 

1 comment:

  1. jadi inget pelajaran grammar waktu sekolah dulu^^

    ReplyDelete

Hellow.. Jejak anda yang akan mengubah pikiran saya akan postingan ini, silahkan berkomentar dengan sopan.