Be Mine

, , 1 comment
Dalam hidup kita sebagai makhluk yang membutuhkan orang lain, yang namanya cinta pasti akan bersarang di diri kita. Selagi kita berteman adakalanya kita suka melihat mukanya, melihat sikapnya, melihat perhatian nya dan semua yang dia lakukan pasti akan kita sukai. Seburuk apapun dan sebaik apapun itu pasti akan berusaha kita terima, disaat inilah rasa cinta pada dirinya menghampiri.

Faktor terbiasa menjadi alasan mengapa cinta itu hadir, kualitas waktu dan kebersamaan yang hampir selalu terjadi menjadi faktor pendukung rasa itu hadir antara kamu dan dia, dengan banyaknya waktu yang dihabiskan dengan nya, perlahan kamu tahu gimana dia, apa yang dia suka, apa yang dia benci, dan hampir semua tentang dia bisa kamu ketahui. Ngobrol-ngobrol ringan bersama dia, hang out bareng dia, dan berbagi pengalaman dengan nya dan pastinya kamu nyambung dengan dia.

Disaat dekatanya  aku akan merasa nyaman, ketika dia pergi dari kamu maka kamu akan merasa ada kepingan yang hilang. Menghilang dari kamu untuk beberapa saat tanpa kabar dimana keberadaan nya dan sedang apa dia. Yaaah itulah apa yang kamu rasa kalau dia menjauh, sangat menyebalkan emang tapi yaa mau berbuat apa? Toh kita bukan siapa-siapa dia.

Setiap malam kamu memikirkannya dan membuat fikiran kacau, dan ketika mencoba untuk melupakan nya maka rasa sakit dihati akan menggerogoti. Sebagai manusia yang diberi akal maka kamu akan berjuang untuk bersikap bijak, berusaha berprilaku biasa saja dan biarlah ini berjalan bagaikan sebuah skenario.

Allah akan memberikan jalan yang terbaik kepasa umatnya, Allah tidak akan memberi kesusahan dalam memilih. Jalan saja kedepan, apapun yang terjadi pasti ada solusinya. Kamu belum mendapatkan kepastian dari dia, atau kamu masih digantungin dan apalah itu. Tetap positive thinking aja, mungkin dia mencari waktu dan tempat yang pas untuk nyatain perasaan nya ke kamu secara langsung. Indah pada waktunya gitudeh J

Lakukan aja yang terbaik buat dia, jangan di cuekin dianya, jangan di sakitin dianya, jangan kamu menjadi beban pikiran dia. Jadilah pendukung dia yang selalu ada ketika dia membutuhkan kamu, terkadang dia butuh orang yang mengerti dengan kondisinya, apa yang sedang dia rasakan, dia akan berbagi dengan kamu. Katakan saja solusi kamu jika dia membutuhkan pendapat kamu.

Itulah cinta, sebenarnya bukan pengorbanan tapi lebih tepanya cinta itu saling melengkapi, kalau kamu sedih dia akan menjadi badut buat ngibur kamu walupun lawakan nya tidak lucu, kamu lagi bete dia akan menjadi pendengar setia dan mendengarkan unek-unek yang kamu muntahkan dan sebaliknya kamu juga begitu kepadanya.
Foto : Internet
Rasa cinta akan datang ketika kamu benar-benar sayang dengan dia, sayang kan nggak bisa dipaksa. Analogi nya saja kalau kamu sayang dengan orang tua, nah itu tidak pernah ada maksa kamu buat sayang ke mereka kan? Yaa itu menurut saya. Jatuh cinta itu seperti kamu lagi dengerin lagu cinta nya christian bautista, mengalun dengan indah membuat kamu nyaman dan terhayut dengan musik dan merdunya suara sang penyanyi. Hahhha

Jatuh cinta nggak salah, sayang kedia juga nggak salah dan mikirin dia juga nggak salah, karena Allah telah menitipkan hati, hati yang bisa merasakan  senang, sedih, bingung dan sebagainya.

Bersatulah dengan hatimu dan jangan izinkan hatimu terganggu dengan apapun kata orang, tapi seleksilah menggunakan akal yang kamu punya. Mungkin apa kata mereka ada bener nya juga.

1 comment:

  1. Salam kenal mbak :)
    Sama-sama blogger Pekanbaru nih

    ReplyDelete

Hellow.. Jejak anda yang akan mengubah pikiran saya akan postingan ini, silahkan berkomentar dengan sopan.