Komunikasi Hijau

, , No Comments
Topik kali ini tentang Komunikasi, lebih spesifiknya Komunikasi hijau. Yuk mari menyimak...
Komunikasi hijau adalah salah satu disiplin dalam berinteraksi dan proses sosial bagi kehidupan masyarakat. Disiplin yang bersifat free, objektif, rasional-logis, analitis, faktual dan terpercaya.


Setiap individu mempunyai status dan peran serta saling berinteraksi membentuk sebuah struktur. Untuk membentuk sebuah struktur harus memiliki komunikasi yang baik dalam mayarakat. Komunikasi hijau salah satu alternatif yang baik dalam proses pembentukan sebuah struktur. Selain itu, komunikasi hijau memiliki nilai sosial. Interaksi yang baik harus menuju ke arah terpeliharanya nilai sosial yang dihormati dan dihargai oleh masyarakat. Dengan ini, interaksi memiliki pedoman arah tentang bagaimana berkomunikasi yang baik dan yang buruk.
Anyway, komunikasi hijau jangan disalah artikan yeee. Komunikasi hijau disini bukan komunikasi yang menggunakan media daun, rumput atau pohon. Tetapi hanya sebuah ungkapan yang diartikan berbeda dan tujuan dari komunikasi ini lebih kepada bagaimana kita berinteraksi dengan seseorang lebih sopan dan lebih ter-arah. Komunikasi hijau dapat dilakukan dalam bentuk hubungan antarindividu, antarkelompok, serta antara individu dan kelompok.

Dalam komunikasi hijau ini dianjurkan :
  • Tidak bertele-tele dalam berinteraksi dan bicaralah seperlunya, kondisi ini digunakan ketika seseorang yang kita ajak berkomunikasi tidak memiliki tujuan/topik yang penting. Ombrolan hanya sebatas menjawab dan jangan melenceng dari topik pembicaraan.
  • Tidak bergosip, ini terjadi jika teman interaksi kita memberi informasi tidak dari sumber yang akurat dan terbukti kebenarannya. maka sebisanya kita untuk menghindari kondisi ini dengan alasan yang masuk akal, dan bisa juga diganti dengan obrolan yang bermanfaat.
  • Tidak berbicara kotor, selama kita berinteraksi dengan seseorang. Diharapkan dalam berinteraksi jangan mengeluarkan kalimat yang tidak wajar atau kalimat yang ada unsur kotor. Karena dengan menghindari obrolan tersebut kamu telah melakukan komunikasi hijau.

Selain berinteraksi dengan manusia, kamu juga bisa berinteraksi dengan Allah. Tentunya menggunakan komunikasi hijau.. ini caranya :

  • Melakukan ceramah/ berdakwah
    Ceramah adalah komunikasi yang dilakukan kepada pendengar tentang hal-hal yang baik dan bisa memotivasi pendengar dengan tema yang diberikan sang penceramah.
  • Mengaji/ tadarus
    Mengaji/ tadarus adalah komunikasi kamu dengan Allah dalam bentuk ayat-ayat suci Al-qur’an yang sangat baik untuk menambah pahala.

  • Berdo’a
    Berdo’a bisa diartikan sebagai komunikasi kamu dengan Allah berupa curhatan, harapan, dan apapun yang kamu ingin ceritakan pada Allah. ini termasuk komunikasi yang sangat baik dan bisa membangun.

      Sekian materi saya malam ini, sampai jumpa di postingan berikutnya kamu kamu kamu ;)







      0 komentar:

      Post a Comment

      Hellow.. Jejak anda yang akan mengubah pikiran saya akan postingan ini, silahkan berkomentar dengan sopan.